JAKARTA – beritadelapan.id, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat strategi dalam memberantas peredaran gelap narkotika di tanah air. Penggunaan metode Undercover Buy atau pembelian terselubung dinilai menjadi kunci sukses korps bhayangkara dalam membongkar sindikat narkoba internasional maupun lokal yang kerap beroperasi di tempat hiburan malam.
Pengamat kebijakan publik dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat mengapresiasi pendekatan baru ini. Menurut mereka, teknik infiltrasi yang dilakukan anggota di lapangan terbukti efektif memutus mata rantai distribusi narkoba langsung dari akarnya.
Efektivitas di Tempat Hiburan Malam
Selama ini, tempat hiburan malam sering disinyalir menjadi titik rawan transaksi barang haram tersebut. Dengan metode Undercover Buy, petugas menyamar sebagai pembeli untuk memancing para pengedar keluar dari persembunyiannya.
"Langkah ini jauh lebih efektif dibandingkan penggerebekan biasa yang terkadang bocor lebih awal. Dengan penyamaran yang matang, Polri bisa mendapatkan bukti kuat sekaligus menangkap oknum yang terlibat secara langsung," ujar salah satu perwakilan lembaga swantantra masyarakat (Patron) dalam keterangannya.
Pendekatan Humanis dan Profesional
Selain strategi teknis, Polri juga dinilai lebih profesional dalam melakukan pengembangan kasus. Pendekatan yang dilakukan tidak lagi hanya berfokus pada penangkapan pengguna, melainkan pengejaran terhadap bandar besar dan pengendali jaringan.
Publik berharap konsistensi ini terus dijaga demi mewujudkan Indonesia bersih narkoba (Bersinar). Keberhasilan mengungkap jaringan di berbagai kota besar menjadi bukti bahwa Polri tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika untuk bernapas.
(B8-DeZ)


Posting Komentar