Bekasi, beritadelapan.id - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Majelis Taklim Masjid Darul Ilmi Perum Puri Kedaton, menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi dengan tema 'Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Sebagai Landasan Hidup Kita'
Acara diselengarakan di Majid Darul Ilmi, Komplek Perumahan Puri Kedaton, RT 05/RW 04, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Hari Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 19.30.
Hadir dalam acara tersebut, RT dan RW setempat, Karang Taruna, Lurah Padurenan, Samad Saepulloh, Kyai Sarulmaki, Ust Jajang, Ust Fatoni, Ust Saepudin, dan Ust Hasim Adnan, serta warga sekitar.
Lurah Padurenan, Samad Saepulloh, dalam sambutannya mengatakan perlunya mencontoh pola kepemimpinan Nabi Muhammad dalam mensejahterakan umatnya, supaya bisa terimplementasi dalam kehidupan bernegara saat ini.
Lurah Samad juga menegaskan bahwa saat ini negara hadir dalam upaya mensejahterakan rakyat, dengan berbagai perlindungan sosial.
"Mohon para ketua RW dan RT, terkait dengan program perlindungan sosial (perlinsos), untuk bantuan sosial tahun 2027 akan menggunakan data perlinsos, jadi diharapkan para ketua RW dan RT untuk menjadi agen perlinsos dan tugas agen mendaftarkan warga untuk mendapatkan bantuan sosial. Target utamanya adalah warga desil 1 sampai dengan 4", ujar Lurah Samad.
Sementara itu, Ustad Hasim Adnan dalam tausiahnya menekankan pentingnya persatuan berbangsa dalam kebhinekaan.
"Indonesia itu negara besar, negara kaya, negara dengan persatuannya yang sangat kuat, dalam kebhinekaan. Hanya di media sosial saja seolah negara kita ini ribut terus, tidak rukun, perbedaan seolah jadi perpecahan, padahal tidak", tegas Ust Hasim Adnan.
Ketua panitia acara Maulid Nabi Muhammad SAW, yang juga Ketua BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat), Suhendi, saat dimintai keterangan awak media mengungkapkan bahwa maulid nabi bisa perkuat ukuwah islamiah
"Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, memperkuat keimanan, serta meningkatkan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat", kata Suhendi. (BD/C45)